Kamis, 05 Mei 2011

BELANDA BUNGA TULIP MEKAR YANG INDAH

Rabu,3 Mei 2011 aku sedang belajar di Sekolahku SMAN 3 Model Medan.Tepatnya di kelasku X4,sedang berlangsung X4 Award untuk siswa yang ada dikelasku.Asyik memang aku mengikuti Award yang diadakan guru Sastra Inggrisku Mam Theodora.Tiba-tiba kami terdiam karena Guru dari BP sekolahku masuk kedalam kelas untuk memanggil sebagian siswa yang mendapat ranking 1-5 dari setiap kelas untuk mengikuti seminar di Aula.Sempat tersirat tanya di benakku seminar apa ini?Aku ikut ke Aula,karena mendapat ranking 1 di kelas.Mengapa sangat mendadak sekali? Kujajaki koridor sekolah menuju ruang aula yang dipenuhi siswa dari kelas X-XI.Tak lama kemudian Wakasek Kurikulum mengatakan ada seminar dari NESO datang ke SMAN3.Aku bertanya dalam hati apa itu Neso?


Setelah perkenalan akhirnya aku tahu bahwa Kakak yang bernama Rosalina Damayanti ini adalah utusan dari NESO,Sebuah Lembaga Resmi Pendidikan terkenal yang didanai Pemerintah Belanda untuk memberi kesempatan anak Indonesia belajar di Belanda.Terlintas dibenakku.Di Belanda? Yah memang kalau dilihat,Negara Kincir Angin ini sebuah Negara yang sedang naik daun di Kanca Internasional.Hampir dalam segala bidang Belanda dikategorikan sebagai negara terbaik dalam melaksanakan program progam kesejahteraan rakyatnya,seperti bidang Pendapatan Perkapitanya,Keindahan dan Keanekaragaman Alamnya,Tenaga Kerja yang berkualitas,dan yang paling membanggakan adalah Pendidikannya yang sedang Mekar Bagai Bunga Tulip Indah,segar,dan wangi.Ilustrasi inilah yang paling cocok buat Negara yang seluasnya kurang lebih seluas Provinsi Jawa Barat ini.Takjub memang melihat pesatnya perkembangan Belanda saat ini.Dengan luas wilayah yang sangat minim itu Belanda mampu menempatkan diri sebagai 10 Negara terbaik didunia.Saya sendiri sebenarnya belum pernah sekalipun pergi ke luar negri,dan semoga harapan saya itu terwujud dengan menginjak tanah di Belanda,saya kagum dengan cerita Negri Bunga Tulip itu,begitu tersohornya objek wisata yang ada di sana,seperti objek wisata kanal tua atau Oudegracht yang membelah sungai nan indah,Kota Utrecht dan Kota Amsterdam yang tersohor didunia,taman bunga tulip keukenhof penuh warna,bagai taman surga bagiku,iklim yang dingin sejuk yang jauh berbeda pastinya dengan cuaca di Medan yang begitu terik.Saya pernah baca di belantara google festival Keukenhof yang diselenggarakan di Belanda.Aku saja yang cuma bisa membayangkan keindahan panorama itu hanya dapat merasa takjub dan berkata "Wah sebegitu indahkah Belanda itu?Kapan saya dapat kesana ya?"Terkadang saya bergumam dalam hati,"Ahh,semua itu hanya mimpi belaka,tak mungkin saya dapat menginjakkan kaki di Negri Tulip bagaikan Negri Dongeng itu."Tapi saya hanya bisa mencoba dan mencari pengalaman.Manatau,Tuhan bermurah hati mewujudkan harapan saya,menang dalam kompetiblog2011 ini.  
Coba bayangkan apabila kita berdiri di tengah indahnya bunga tulip yang sedang bermekaran ini.Sungguh tidak bisa berkata-kata lagi sangkin takjubnya melihat karya Tuhan di Taman Keukenhof,tak heran mengapa Belanda disebut-sebut Negri Bunga Tulip terindah didunia.

Tak hanya sampai disitu saya berjelajah mencari tentang takjubnya Negri Belanda yang sekarang,sejenak aku mengingat kata Kak Rosalina utusan dari NESO yang datang kesekolah rabu itu.Pendidikan di Belanda juga sudah termasuk kedalam 10 pendidikan tinggi terbaik di dunia,hal ini bukan sekedar opini belaka,melainkan sudah menjadi Fakta.Hal itu didukung oleh EPI(Educational Policy Institute)Internasional yang menyatakan peringkat 1 dalam hal akses pendidikan tinggi dan peringkat 3 dari segi keterjangkauan pendidikan tinggi.Bukan main-main Belanda juga sudah mengantongi banyak sekali pretasi dibidang pendidikan seperti:
  • 8th Quality of Education(Peringkat 8 kualitas pendidikan terbaik didunia)
  • 1st Accessibility of Higher Education(Peringkat 1 kemudahan akses masuk ke perguruan tinggi)
  • 3rd Affordability of Higher Education(Peringkat 3 negara yang memberikan dan menghailkan manusia berkualitas di bidang perguruan tinggi baik S1,S2,S3)
  • 10th Most Nobel Prize Winners(Peringkat 10 peraih Nobel peraih kemenangan dalam segala aspek kehidupan) 
Kupikir-pikir dan kupikir lagi tentang tawaran beasiswa ke Belanda,memang semenjak kelas 3SMP aku sudah bertekad untuk melanjutkan study ku diluar negri namun dengan bantuan jalur Full Scholarship dari Pemerintah.Hingga saat ini tekad ku itu masih kusimpan dalam hatiku.Aku berkata"Kalau aku mau tekadku ini gak sia-sia,seharusnya memang dari sekarang aku mempersiapkan plann study perguruan tinggi ku diluar negri.Aku tak bisa hanya duduk diam disini,aku harus berusaha walaupun usaha itu tak terlalu besar saat ini"Dan aku mendapatkan jawaban,dari semua plannku untuk melanjutkan study itu di  salah satu negara berkualitas terbaik dalam pendidikan yaitu BELANDA.Rasa ingin tahuku memuncak.Lalu setelah ku telusuri di berbagai referensi, dari layar laptop ku.Aku sangat takjub melihat prestasi Belanda di link ini http://www.educationalpolicy.org/ ketakjuban ku ini pun didasari oleh hasil penelitian  EPI itu diantaranya:

  • Education cost : 1,858.31 Euro
  • Living cost : 4,597.45 Euro
  • Total cost : 6,455.76 Euro
  • Grants : 3,706,30 Euro
  • Loans :   609,11 Euro
  • Tax expenditures : 0,00 Euro
  • Net cost : 2,749.46 Euro
  • Net cost after tax expenditures :2,749.46 Euro
  • Ourt of Pockets :2,140.35 Euro
  • Out of Pocket after expenditures:2,140.35 Euro 
  • Educational equirity index          : Value =67                     Rank: 1 di dunia
  • Attainment equirity index           : Value=25%                   Rank: 3 di dunia
Bila kita renungkan,apakah bukan luar biasa sangat fantastisnya hasil Penelitian EPI untuk Belanda,kalo Cinta Laura bilang sih"Ohh,It's so amazing.Oh My God" haha.Aku pun setuju dengan kata itu.Sungguh susah sekali pastinya meraih peringkat 1 didunia.Itulah yang menjadi salah satu faktor kenapa saya mau memilih Belanda untuk pemberhentian saya untuk melanjutkan study S1 saya di Belanda.Dan setahu saya Sistem Pendidikan di Belanda ini sudah diakui kualitasnya di Dunia Internasional.Tapi harapan ku itu  tertahan sejenak,karena di Belanda ada Fakultas yang belum distandarkan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari,yaitu Fakultas Kedokterannya.Padahal menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran adalah cita-cita ku sejak aku berusia 5 tahun.Namun seketika juga solusi itu saya dapat dari mama ku tersayang yang mengatakan"Ga usah pesimis nakku,walaupun Fakultas Kedokterannya belum berbahasa inggris,tapi kan kamu bisa KURSUS BAHASA BELANDA secara spesial kelas XI nanti,toh juga tak ada ruginya menguasai Bahasa Belanda,justru Nanda nanti banyak dapat manfaat dari Bahasa Belanda,mama dukung kamu sekuat tenaga Papa Mama nak.Yang terpenting study kamu di luar negri berhasil nak apalagi di Belanda memang sudah diakui di seluruh dunia.Papa Mama bisa bangga nanti karena kamu .All about you my son,both father and mother will do it for you."Kalimat itu masih terngiang di telinga ku dan akan selalu terngiang serta menjadi motivasiku mendapatkan FULL SCHOOLARSHIP dari Pemerintah Belanda.


Dari info yang saya dengar,Pemerintah menyediakan 2 jalur utama untuk mendapatkan beasiswa menjadi mahasiswa di seluruh Universitas di Belanda.Kedua Jalur itu adalah Full Schoolarship from Netherland Goverment & Schoolarship from University.Oke,saya akan menjelaskannya satu per satu dahulu ya.Yang pertama adalah beasiswa Jalur Full Schoolarship from Netherland Goverment yaitu kebijakan beasiswa langsung dari Pemerintah Belanda yang memfasilitasi segala biaya pendidikan untuk calon mahasiswa,biaya yang dibiayai Pemerintah adalah biaya kuliah,biaya hidup,biaya asrama/apartement university,uang saku yang tak kecil harganya,uang buku,uang kesehatan,uang pembinaan dan yang paling membuat saya ingin cepat-cepat,mendapatkan Full Schoolarship ini adalah Pemerintah Belanda memperhatikan aspek kecil seperti biaya Paspor/Visa,dab biaya pulang-pergi dari dan ke Indonesia.Jarang loh ada Negara yang menyediakan fasilitas begitu hebatnya.Salut buat Pemerintah Belanda.I give up 4 MY THUMBS.


Jalur Beasiswa kedua adalah Schoolarship from University,jalur beasiswa ini juga sangat membantu anak Indonesia namun tidak sebesar beasiswa yang pertama,karena Pemerintah Belanda dan Univeritas hanya memberi bantuan 50% dari seluruh biaya yang dikenakan.Walaupun hanya 50%tpi sudah sangat membantu sekali bukan? Setahu aku,Universitas yang ada di Belanda sedang naik daun seluruhnya namun setahu saya ada Universitas yang paling diakui kualitasnya yaitu


Memang takjub kalau melihat kemajuan dan pesatnya pendidikan di Belanda,hal lain yang patut dibanggakan adalah Belanda terpilih menjadi peringkat pertama dalam kategori Negara yang tingkat kebahagiaan untuk hidup,dan kesejahteraannnya amatlah tinggi dan patut kita beri acungan jempol.Menurut Saya tindakan Pemerintah untuk membuka kerjasama dengan Pemerintah Belanda dari duou memang suatu tindakan yang bijakana.Walaupun Belanda dulu pernah menjajah Indonesia 350 tahun lalu adalah bentuk penjajahan yang membawa dampak sangat berguna untuk kehidupan masyarakat Indonesia kedepan seperti dalam bidang pendidikan,dulu Universitas Indonesia kan adalah bekas univeritas Belanda pada jaman penjajahan,dan banyak universitas lainnya.Dan yang paling penting bagi saya dan menjadi alasan mendasar mengapa saya memilih melanjutkan study ke Belanda adalah saya ingin menimba ilmu dari Negeri terbaik dalam bidang pendidikan ini,dan membagikan ilmu saya kepada anak-anak Indonesi kelak kalau saya sudah berhasil masuk dan lulus study di Belanda.Saya ingin pesatnya perkembangan dan baiknya pemanfaatan wilayah Belanda yang hanya seluas lebih kurang itu dapat menjadi wilayah negara yang begitu maju dan diperhitungkan di dunia.Kita semua pastinya mau negara Indonesi kita tercinta ini bisa mengikuti jejk keberhasilan Negri Kincir Angin ini.Bila Belanda sering disebut Negara Bunga Tulip atas keberhasilannya dilambangkan sebagai bunga tulip yang mekar.Saya ingin Bangsa Indonesia juga bisa lebih harum dari Bunga Tulip itu,yaitu INDONESIA BUNGA MELATI NAN INDAH WANGI,dimana melati adalah satu tumbuhan bunga endemik yang hanya berada di Indonesia saja.Ayo buat kamu anak-anak Indonesia yang ingin negara kamu maju,mari kita study ke Belanda,kita timba ilmu di Negeri Makmur ini.Bukan alasan kalau kita itu orang miskin,tak peduli kita orang cacat fiik,orang tak berpunya.Itu sekarang bukan menjadi alasan untuk tidak menjadi sukses di kemudian hari.Ayo anak Indonesia.Negri Kincir Angin ini menunggu kehadiranmu secepatnya.Terimakasih Belanda buat kerjasamanya.Semoga kerjasama Indonesia-Belanda bisa berjalan dengan damai,dan sampai selamanya











SEKIAN.

REFERENSI disadur dari:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar